sobat,. aku juga ingin lari,.. aku juga ingin sembunyi,.
aku juga ingin pergi,. aku ingin menyepi,.
sekarang aku hanya termangu.. dan menunggu,..
menunggu untuk "waktu" berbuat baik kepadaku,.
dulu, saat aku di tanya orang lain apa yang ku tunggu,
kau tau apa jawabanku sobat? aku hanya menjawab "waktu"
ya, aku menunggu waktu, dari dulu, hingga sekarang,.
menunggu waktu berbuat baik, menunggu waktu menjawab,,..
menunggu waktu membongkar rahasia rahasianya..
tapi apa yang ku dapat? waktu tetap bungkam..
salahku yang telah menunggu waktu menjadi baik,.
dan kusadari, aku lah yang tidak menjadi baik seiring waktu,..
dan pada akhirnya aku menyalahkan diri sendiri lagi,..
dan tak tau kmana harus berlari lagi,. gunung sudah smakin tinggi,.
selayaknya luka yg sakit tak terperi..
aku ingin sembunyi,.. berharap waktu kan mencari,.
dan menemukanku d rerongsokan diri,..
tapi sekali lagi,. waktu hanya berdiam diri,..
haruskah aku menyalahkan waktu sobat?
padahal waktu hanyalah seperti musafir yang terus menapak langkahnya tanpa kembali,
berpaling saja dia enggan,.
No comments:
Post a Comment