tadi malam ke MTD, trus nerima sms d tawarin tiket nonton gratis, UKM yang ku ikuti dapet 3 tiket,.. dan aku pun langsung meng iyakan,. :) *nonton d weekend 30 rb klo g salah, trus film baru lagi, nganggur jg lagi, ngapaen d tolak? :D
katanya pemutarannya jam 9 di Matos kan, saat nyampe disana Mall nya blum bukaaa,.. :D
kan matos bru buka jam 10an tuh,. ternyata banyak juga yang senasib, bingung gmna ke 21 nya, smentara tman2 ku yang lain udah pada d dalam. nah kan kita bingung, kok mereka bisa masuk,.
mana mereka lagi yang bawa tiket,.
untungnya ad rombongan lain, jadi aku ikut nimbrung aj dengan pedenya saat mereka ngebuka pintu mall sendri,.. Mall nya masih gelap malahan,.. bru pada siap siap,. pengalam pertama nonton film saat mall blum buka-_-
film apa sihhh?? itu lohh, film "K vs K" kita versus korupsi,..
kemaren sbnarnya niat ikut seminarnya, yang bkalan d adakan selasa ini d Dome UMM,
tapi karena jadwalnya bentrok ma jadwal kuliah yang kebetulan full di hari selasa, ku urungkan niat ku,
eh malah dapat nonton gratisann,. ketemu pemain dan sutradaranya juga lagi, .. :)
sumpahh ga nyeselll :D
![]() |
biasanya di otak kita pasti langsung mkir ini paling tipe2 film2 pemerintah yang ngebosenin kyak iklan layanan masyarakat itu,. atao film dokumenter ngebahas tentang kasus2 besar korupsi di indonesia, atau kisah kisah investigatif tentang korupsi dan atau atau yang lainnya,..
dan jawabannya adalah "GAK !"
sumpah ni film kereeenn.. isinya ya tentang kehidupan sehari hari kita,. di sekolah, di tempat kerja,. d masyarakat,. kita benar benar jadi memandang korupsi dari sudut yang berbeda lagi, cara pandang yang berbeda lagi,.
oke, kita bahas tentang sinopsis filmnya dulu,
disini ada 4 film pendek,. pertama, "Rumah Perkara", kedua "Aku Padamu", ketiga "Selamat Siang Rissa" dan terakhir "Pssttt... Jangan bilang siapa siapa!"
pada film "Rumah Perkara"..
dengan latar belakang suasana pinggiran kota, di sini kita bakal di bius dengan suasana pemandangan desa yang beuhh,.. keren banaarrr,.. sudut pengambilan gambar yang kerenn, tata cahaya yang kereenn,.. slow motion yang kereennn,.. yah, di film pertama ini aku sangat memuji kualitas gambarnya yang menurutku sangat keren,.. dan cerita klasik tentang penggusuran rumah untuk di jadikan rela estate jadi semakin menarik dengan ada nya si tokoh janda,.. :)
sisanya tonton sendiriii :p
pada film "Aku Padamu"
pada awalnya kita akan dibuat beralih 180 derajat dengan suasanan desa yang sepi ke suasana kota yang panas, musik yang cukup menghentak sebagai pembuka film kedua beradu dengan suara knalpot yang bising,
dan kita bakal g nyangka ngeliat Revalina S. Temat ngeloncat dari lantai 2 saat di jemput Nicholas Saputra,,..
di Film ke dua ini, Gokil sekaligus sangat menyentuh,. *airmatakunetessaatnonton*
Revalina yang seorang anak koruptor sangat membenci budaya korupsi,
dikarenakan sosok guru yang di perankan oleh Agus Ringgo pada saat semasa kecilnya yang menolak menyuap untuk menjadi guru tetap,
sosok guru yang sangat bersahaja,.. :')
*airmataneteslagi*
disini aku nangkap kata kata si guru kayak gini (walaupun dy g bilang persis kyk yang ku tangkap),
yang jelas yg kutangkap itu : "hening, jadilah hening, agar hati kecil yang berbisik itu bisa terdengar.."
iyaa,.. dy g bilang gtu kokk,.. aku doank yang nangkapnya gtu kali ya,.. haha,.. orang ngomong apa, aku nangkapnya apa,..
pada film "Selamat Siang Rissa"
di bintangi oleh Tora Sudiro sebagai tokoh utama,.
setting film kembali di bawa ke tahun 70'an,.. stelah nonton film kedua, kita bakal ngeliat korupsi yang tidak hanya di kementerian tapi ternyata juga ada d badan pemerintahan, di film ke tiga ini kita bakal di flash back lagi dah klo ternyata korupsi itu udah ada sejak jaman bahulaa,.. dahuluuu,..
disini kita bakal netesin air mata lagi,. :'(
disini keyakinan Tora Sudiro di uji, dengan tumpukan uang di depan mata dan biaya pengobatan anaknya yang sakit,.. disini juga terlihat keringat perjuangan seorang ibu untuk kedua anaknya,.. :(
terus saat negosiasi berlangsung, camera itu menyorot hal hal yang sangat menjadi "pendukung" si Tora untuk nerima tu duit,. nyorot beras abis lah, nyorot tabungan yang uangnya tinggal selembar lah,. pokonya kereeennn,.. tentang dia ngambil uangnya atau tidak, kalian tonton sendiri aj,.. :)
disini, kalimat yang aku tangkap terakhir adalah (ntah kalimatnya sesuai dengan yg d ucapkan tau tidak, terserahh) "kebaikan itu, berasal dari kebaikan yang lainnya.."
trus d sini, d akhir jga ada d sorot polantas yang nerima suap saat nilang orang :)
film terakhir "Pssttt... Jangan bilang siapa siapa!"
di buat ringan dengan latar SMA dan sebatas obrolan kantin, mengambil sudut pandang orang pertama yang ngerekam obrolannya dan mengaplod videonya ke internet,
dunia pendidikan di sorot lagi di sini setelah film ke dua yang juga berbau pendidikan,
disini otak kita di relaksasi lagi dengan obrolan yang ringan, namun sebenarnya sangat mengena.
tentang kepala sekolah dan guru yang menjual buku kepada siswanya,.
kita bakal di buat ketawa atau senyum senyum sendiri saat menontonnya, dan mungkin hal hal kecil disini pernah terjadi kepada kita,..
disini kita bakal sadar, klo ternyata korupsi itu sangat mengakarrr,..
dari si anak, ibu, bapak, perusahaannya, dan begitulah terus menerus,..
di akhir film, di tutup dengan pertanyaan "menurut Kamu, siapa yang salah?"
oke, sperti itulah sekilas gambaran filmya,
mungkin klo mau liat trailernya bisa langsung ke youtube aj, klik disini
saat film terakhir, aku jadi ter.flashback ke kehidupan sehari hari ku,
curhat bentar, ni kan kita sebagai UKM atau Organisasi kan (gtw organisasi yang lain) kan biasanya punya acara, nah itu minta dana ke kampus, kita punya 2 pilihan, pertama menaikkan semua harga nya saat meminta dana, atau opsi ke dua, menuliskan harganya sesuai kenyataan,..
dengan catatan : biasanya (atau malah setiap kali) saat kita meminta dana, biasanya dana yang di berikan hanya setengah, atau malahan sepertiga dari dana yang diminta. so ? what will we do? we dont have money for "nombokin" kekurangannya,. kami kan hanya orang2 sukarela, kmi bukan organisasi dengan penghasilan sendiri,. kami juga ga selalu dapet sponsor, apalagi klo cma ngadain acara kecil yang cuma butuh dana konsumsi sebatas kue buat pesertanya, masa harus nyari sponsor? masa harus pake duit kami sendiri?
sedangkan saat kita meminta lebih kan kira2 kita punya tabungan untuk acara yang akan datang apabila dananya kurang, toh uangnya cuma di pake buat acara organisasi, bukan untuk kepentingan pribadi,.
di sebut korupsikah hal tersebut??
saat pulang dari acara nonton tersebut juga, kan jalanan macet tuh, ada ank2 SMA konvoi, mereka habis pengumuman kelulusan, trus ada ank2 yang d wisuda hari ini juga,. pkoknya macet,
nah pas di lampu merah, itu gara2 macet, kami sampe nunggu 2 kali lampu merah,
lalu muncullah pertanyaan,.. sudahkah kita berhenti "mengkorupsi" waktu lampu merah orang lain??:D
oke.. sekian,. saat acara tanya jawab dan diskusi selesai, d luar studio ada sesi tanda tangan dan foto2 ma artisnya,..
klo mau ngontak ni ada Fb nya : Kita vs Korupsi
Twitternya : @bersihinindonesia dan @kversusk
Blognya : http://kitavskorupsi.blogspot.com/
websitenya : http://www.indonesiabersih.org/

Kalo Mau Downloadnya linknya dimana ya???
ReplyDeletedi indowebster coba
Delete