bermain pada bayangan,..
menggerutu pada dinding,
mengais akan tangis,.
sumpah serapah tak terarah,.
bayang ku setia,.
mengikuti kemana aku pergi,.
tapi tidak dengan ukurannya,.
kadang kecil kdang besar,.
ukurannya tak bisa ku pahami,
batasannya tak bisa ku mengerti,.
tapi kesetiannya sangat berarti,..
menuntut marah pada melodi,
menggerutu pada dinding,
mengais akan tangis,.
sumpah serapah tak terarah,.
bayang ku setia,.
mengikuti kemana aku pergi,.
tapi tidak dengan ukurannya,.
kadang kecil kdang besar,.
ukurannya tak bisa ku pahami,
batasannya tak bisa ku mengerti,.
tapi kesetiannya sangat berarti,..
menuntut marah pada melodi,
setiap belokan bayang mengisi lekuk lekuk diri,
musik yang kau mainkan bergema memantul pada dinding bayang,.
musik yang kau mainkan bergema memantul pada dinding bayang,.
musik dari teriakan teriakan patah iri hati,.
bayangku tak bisa lari,
tapi dia bersembunyi di kegelapan hati,.
bunuh saja harga diri ini,.
terlalu sepi untuk menantimu disini,.
bermain aku dengan bayangku,
di ujung penantian ini,.
masih mungkin kah aku meliatmu lagi? di ujung pagi,..
bayangku tak bisa lari,
tapi dia bersembunyi di kegelapan hati,.
bunuh saja harga diri ini,.
terlalu sepi untuk menantimu disini,.
bermain aku dengan bayangku,
di ujung penantian ini,.
masih mungkin kah aku meliatmu lagi? di ujung pagi,..
jujur aku sendiri tidak mengerti sedang nulis apa ini..
intinya adalah sebuah penantian, aku harap kalian mengerti,.
mengalir begitu saja,. -_-
intinya adalah sebuah penantian, aku harap kalian mengerti,.
mengalir begitu saja,. -_-
No comments:
Post a Comment