Sunday, June 3, 2012

Dunia dan Mati

“hallo?”
“hai”
“salam kenal”
??
Apa yang akan kau katakan saat bertemu dunia ?
Apakah dunia seramah itu untuk mmblas salam mu?
Apakah kau terlalu polos, atau malah terlalu naïf?

Dunia yg kau temui bukan lah orang yg sama setiap detik,..
Mereka bermuka seribu,.. dari sepolos bayi yang baru di lahiirkan sampai sekejam algojo di tempat eksekusi,…

Dunia itu suatu tempat,… tempat berkumpulnya orang orang menunggu mati,.. dan mereka saling berinteraksi agar ada yg mereka kerjakan sambil menunggu mati,.. saat itulah mereka di uji,… apa mereka ingat tujuan awal mereka ke dunia,…  Saat kau terlahir sebenarnya kau telah menandatangani kontrak hukuman mati mu,.. kita Cuma tidak tau kpan tanggal eksekusi itu d laksanaakan,..
Dan bukan hak kita untuk mengetahui itu,..


Bahkan kita bisa saja mati akibat kebiasaan kecil kita,.. kita bisa saja terbunuh kehabisan nafas saat kabel headset yg biasa kita pakai untuk mndengarkan lagu sebelum tidur mencekik kita tanpa sengaja,… 

Apa kita harus paranoid akan kematian?
Apa kita harus takut bertemu dunia yg kejam esok pagi?
Apa  kita besok msih bisa melihat matahari terbit dari ufuk barat,…

Kadang dunia ini penuh kepalsuan,… kau tidak akan sadar apa yg ada di balik lembayung senja,..
Kau tidak akan sadar kalau terus berdiam diri,.. kau tidak akan bisa benar benar meliat dunia,.. dunia tak sebatas tembok gedung yang mengkotak kotak kan orang kaya dan miskin,.. gembel dan pejabat,.. dunia bukan jurang pembeda,… manusia itulah yg menggali jurangnya sendiri,…
dunia tidak sebatas jahat dan baik, ataupun hitam dan putih, dunia itu sebenarnya satu kesatuan,.. tapi terbentuk mnjadi dua kepribadian yg belawanan,… dua bagian yang memisahkan orang orang,…
memecah belah mereka,…

dunia hanyalah tempat untuk sebuah cobaan,……



13-maret-2011

No comments:

Post a Comment