“hallo?”
“hai”
“salam kenal”
??
Apa yang akan kau katakan saat bertemu dunia ?
Apakah dunia seramah itu untuk mmblas salam mu?
Apakah kau terlalu polos, atau malah terlalu naïf?
Dunia yg kau temui bukan lah orang yg sama setiap detik,..
Mereka bermuka seribu,.. dari sepolos bayi yang baru di
lahiirkan sampai sekejam algojo di tempat eksekusi,…
Dunia itu suatu tempat,… tempat berkumpulnya orang orang
menunggu mati,.. dan mereka saling berinteraksi agar ada yg mereka kerjakan
sambil menunggu mati,.. saat itulah mereka di uji,… apa mereka ingat tujuan
awal mereka ke dunia,… Saat kau terlahir
sebenarnya kau telah menandatangani kontrak hukuman mati mu,.. kita Cuma tidak
tau kpan tanggal eksekusi itu d laksanaakan,..
Dan bukan hak kita untuk mengetahui itu,..
Bahkan kita bisa saja mati akibat kebiasaan kecil kita,..
kita bisa saja terbunuh kehabisan nafas saat kabel headset yg biasa kita pakai
untuk mndengarkan lagu sebelum tidur mencekik kita tanpa sengaja,…
Apa kita harus paranoid akan kematian?
Apa kita harus takut bertemu dunia yg kejam esok pagi?
Apa kita besok msih
bisa melihat matahari terbit dari ufuk barat,…
Kadang dunia ini penuh kepalsuan,… kau tidak akan sadar apa
yg ada di balik lembayung senja,..
Kau tidak akan sadar kalau terus berdiam diri,.. kau tidak
akan bisa benar benar meliat dunia,.. dunia tak sebatas tembok gedung yang
mengkotak kotak kan orang kaya dan miskin,.. gembel dan pejabat,.. dunia bukan
jurang pembeda,… manusia itulah yg menggali jurangnya sendiri,…
dunia tidak sebatas jahat dan baik, ataupun hitam dan putih,
dunia itu sebenarnya satu kesatuan,.. tapi terbentuk mnjadi dua kepribadian yg
belawanan,… dua bagian yang memisahkan orang orang,…
memecah belah mereka,…
dunia hanyalah tempat untuk sebuah cobaan,……
13-maret-2011
No comments:
Post a Comment