aku benci,..
saat angin malam membisikkan namamu,.
saat hawa dingin mengingatkan hangatmu,..
saat rumput bercerita tentang sosokmu,.
saat udara kosong mencitrakan keberadaanmu kembali,..
saat sepeninggal kau pergi,..
aku hampa,.
seperti selongsong peluru yang kosong,..
aku takut,.
seperti embun yang pudar sebelum pagi berlalu..
aku berhenti berharap,..
saat harapanku sepertinya hanya tertuju pada negeri utopia yang kosong,.
aku,..
kehilangan arah,..
No comments:
Post a Comment