Saturday, June 9, 2012

Dy dan Hujan

Menunggu sambil tergugu,
d rekatkanx erat kdua kakinya d tanganx yg kecil melingkar,dy termangu..
Duduk bersandar di ubin kayu..
Mencaci maki angin lewat utk menghapus rindu..
Jangan salahkan dy yg terbalut pilu,
karna ksendirian yg menyelimuti qolbu..
Dia sdh mencoba untuk maju,

tp akhirnya hanya menggerutu..
Dan kembali menopang dagu..

Rinai hujan memburinik d udara.. Dy semakin merapatkan dekapannya erat, menghalau rinai hujan yg membasahi rambutnya dgn pnutup kepala..
Gemericik hujan ramai berbincang..

Tpi dy mencoba hening, tak bergeming,
mencoba mendengar kata hatinya yg berbisik kecil d tengah riuh pesta gerimis..








Dy menangis...

No comments:

Post a Comment